Kamis, 25 Juli 2013

Internet Penting Untuk Pendidikan


Teknologi internet berkembang begitu pesat di masyarakat. Tidak hanya berlaku bagi orang dewasa, anak-anak pun sekarang sudah memahami dan meguasai internet. Pengguna internet terbesar diisi oleh pelajar SMP diikuti  pelajar SMA dan kalangan mahasiswa menempati urutan ketiga. Dikalangan remaja, internet mulai disalahgunakan, terutama utuk bermain game online dan membuka situs porno. Merebaknya internet bagaikan virus, pelajar SD yang menggunakan internet dapat ditemukan dimana-mana, di warnet ataupun dirumah.

http://www.knowyourapps.com/
reviews/whatsapp-messenger/
Dalam dunia internet ada dua unsur penting yang terkandung yaitu informasi dan komunikasi. Informasi di internet dapat diperbaharui kapanpun dan dimanapun, mengakibatkan internet selalu update dari segala informasi. Komunikasi dengan internet sudah tidak diragukan lagi, media komunikasi menggunakan internet semakin berkembang dari e-mail, facebook, dan sekarang sedang populer komunikasi menggunakan whatsaap, line, dan berbagai aplikasi lainnya.


http://bloginternetsehat.blogspot.com/
2013/01/internet-sehat-manfaat-internet-bagi.html
Walaupun internet sering disalahgunakan, internet mempunyai manfaat yang sangat besar bagi dunia pendidikan. Pengguna dasar yang sering dilakukudan di kalangan pelajar adalah mencari materi untuk membatu tugas mereka. Sebagian besar sekolah di Indonesia pun telah memasang/memakai internet di sekolah. Hal ini karena, Internet memudahkan murid dan guru dalam mengajar maupun memahami pelajaran. Terutama dalam pelajaran TIK yang sangat membutuhkan teknologi dalam mengajar.

Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu :
a. Sebagai media interpersonal dan massa
b. Bersifat interaktif
c. Memungkinkan komunikasi secara bebas

Manfaat internet dalam dunia pendidikan antara lain :

Melatih Siswa Supaya Mengetahui cara-cara Penggunaan Komputer
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2013/06/
manfaat-internet-bagi-pendidikan.html#.UfELGo0wccU
Saat siswa diberi tugas yang berhubungan dengan komputer dan internet, mengharuskan siswa untuk tau cara penggunaan internet dan komputer. Dalam hal ini internet membantu siswa untuk selalu mengikuti teknologi dan dapat memaksimalkan penggunaan internet dalam proses pembelajaran.






Sebagai Sarana Belajar Mengajar
http://madeandi.com/2012/03/05/distance-does-not-
matter-kuliah-jarak-jauh-yang-murah-dan-efektif/
Dengan munculnya skype atau yang lainnya, proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan mudah. Sebagai contoh, jika salah satu dosen mata kuliah sedang tidak bisa datang atau sedang diluar kota, skype menjadi salah satu alternatif untuk melangsungkan proses belajar mengajar, dosen bisa tetap menjelaskan materi pada 
para mahasiswa dengan bertatap muka secara tidak langsung. Itu sangat memudahkan bagi dosen karna tidak harus datang ke kampus pada saat itu dan bagi mahasiswa juga tentunya.
Guru atau dosen juga dapat meng-upload materi yang dapat di download oleh siswa atau mahasiswa. Ini memudahkan bagi siswa karna siswa tidak perlu sibuk mencatat materi sehingga tidak mendengarkan penjelasan guru. Guru pun begitu, guru dapat menjelaskan materi dengan cepat dan jelas tanpa mengganggu waktu siswa untuk mencatat.

Sebagai Sarana Alat Bantu Mengajar
Munculnya youtube, pelajaran dapat dijelaskan lebih menarik dan membuat para siswa tidak jenuh. Guru dan siswa dapat melihat video peristiwa yang saat itu berhubungan dengan materi pelajaran mereka, seperti proses fotosintesis atau situasi di bawah laut. Dengan menunjukan video, siswa lebih mudah mengingat materi saat itu karna faktor visual. Siswa juga memusatkan perhatian mereka pada materi yang ditampilkan, tidak sibuk sendiri saat guru menjelaskan.

Lebih mudah untuk menyimpan file/data
Bandingkan buku dan papan tulis dengan teknologi internet, internet dapat menggantikan itu semua. Banyak fasilitas menyipan file atau informasi di internet, seperti Clouds. Clouds dapat menyimpan data cuma cuma tanpa batas. Dengan ini siswa tidak perlu membawa banyak buku ke sekolah, siswa hanya perlu membawa laptop atau gadget. 

Sarana mendapatkan informasi
http://ms-saya.blogspot.com/2013/04/
cara-cek-nisn-siswa-secara-online.html
Internet sangat efektif dalam menncari informasi. Tanpa harus membaca banyak buku informasi dengan mudah dapat didapat melalui internet. Banyak situs pencari separti google, yahoo dan masih banyak lagi yang hanya dalam beberapa klik, sudah muncul berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan bagi siswa dan guru. Contoh penggunaan internet dalam pencarian informasi adalah mengetahui nomer induk siswa nasional melalui situs http://nisn.data.kemdiknas.go.id

Internet merupakan jaringan yang sangat penting dan dibutuhkan bagi kehidupan manusia. Kegiatan manusia dapat dimudahkan dengan internet.Terutama dalam bidang pendidikan, kita dapat mencari dan mendapatkan informasi dan ilmu tanpa harus mencari dengan susah payah. Informasi ataupun ilmu yang dari luar bisa kita tahu melalui internet. Internet mendekatkan kita pada dunia luar. 

Daftar pustaka :
http://mrwahid.wordpress.com/2011/09/11/internet-sehat-untuk-pendidikan-berkualitas/
http://bloginternetsehat.blogspot.com/2013/01/internet-sehat-manfaat-internet-bagi.html
http://www.anneahira.com/internet-untuk-pendidikan.htm
http://chabibnurochman.blogspot.com/2013/01/pemanfaatan-internet-sehat-dalam-bidang.html
http://mujirahayu-muji.blogspot.com/p/manfaat-dan-dampak-internet-bagi.html
http://www.camsh.com/internet/manfaat-internet-bagi-pelajar-pendidikan-dan-masyarakat.html
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2013/06/manfaat-internet-bagi-pendidikan.html#.UfELGo0wccU
http://arzandisatchtriazombie.blogspot.com/2011/10/rangkuman-manfaat-internet-di-bidang.html

Selasa, 22 Januari 2013

Ringkasan Film #Linimassa 1


Indonesia memiliki 60.000 desa dan 220 juta manusia. Pengguna fb di Indonesia menempati nomor 2 di dunia dengan jumlah 30.1 juta. Aktivitas twitter di Indonesia mengalahkan Brazil dan Amerika, pengguna twitter di Indonesia sekitar 2 juta pengguna dan menempati nomor 3 di Asia. Pengguna internet sekitar 45 juta, blogger 2.7 juta, pengguna hp 150-180 juta. Faktor orang ingin eksis, beraktualisasi diri dan bergaul sangat cepat, begitu ada kebutuhan media social langsung dikerubuti.

Banyak kisah yang menceritakan betapa membantunya internet di kehidupan manusia. Salah satunya tukang becak di Jogja pakai facebook, punya client dari luar negri, orang luar negri itu datang ke Jogja dan tukang becak itu menjadi gaet (pemandu wisata) pada turis asing itu. Dia seorang single parent, istrinya korban gempa 2006. Walaupun single parent dia bisa memenuhi kebutuhan anaknya, dia pun masih mau dan mampu mempelajari internet, terutama facebook. Selain sebagai tukang becak, dia mampu mencarikan hotel untuk para turis. Tukang becak ini mampu menggunakan facebook dan berguna bagi kehidupannya.

Selain di Jogja, di solo ada kisah yang menarik. Di solo ada komunitas “blogger bengawan” yang dapat mengumpulkan sumber daya mereka. Dinamai “bengawan” agar luas, sepanjang Bengawan Solo terdapat beberapa kabupaten. Komunitas ini terbuka untuk siapapun.

Onno W. Purbo (ICT watch advisor) ingin 240.000 sekolah di Indonesia punya internet. Jika masing-masing siswa menulis blog per bulan, dengan begitu ada 46,5 juta halaman blog per bulan.

Anto dermanto (difable person/blogger), seorang yang mempunyai kekurangan pada kakinya, bersemangat belajar membuat blog, mengoperasikan photoshop dan coreldraw graphics. Dalam jangka panjang bisa mempromosikan diri sendiri.

“Fungsi internet itu begitu indah, bisa mempermudah berbisnis, bisa sharing, menambah ilmu pengetahuan. Fungsi itu untuk melawan hal-hal yang negatif.”- Sammy Pangerapan (Indonesia internet service provider association)

Internet ternyata juga bisa membantu saudara-saudara kita yang kesusahan. Salah satu contoh kasusnya ada pada Valensia Mieke  Randa (blood for life initiator) pemilik account twitter @bloodforlife akun twitter yang menyediakan jasa mencarikan donor darah bagi orang yang membutuhkan. Orang yang tidak bisa operasi karena membutuhkan darah yang susah di cari seperti darah AB resus (-) bisa di selamatkan oleh Blood for Life. Hanya sekedar terima telepon dan follow up, ternyata hal-hal kecil bisa berarti sebuah nyawa buat orang lain.

Kisah lainnya ada pada Prita Mulyasari, seorang ibu yang menulis e-mail dan surat pembaca mengeluhkan layanan sebuah rumah sakit swasta di Tangerang pada bulan Agustus 2008. Pihak rumah sakit menggugat pidana dan perdata dengan UU Informasi & Transaksi Elektronik (ITE), hingga Prita dipenjara 3 minggu dan membayar denda sebesar Rp 204 juta. Melalui gerakan social media, Prita akhirnya bebas dari segala tuntutan, dan jutaan rakyat Indonesia mengupulkan koin solidaritas untuk membayar dendanya. Dukungan dari dunia maya sungguh besar sekali. Di facebook gencar topik “Bebaskan Prita” pada waktu itu. Awalnya Prita hanya fokus pada hukum tidak memikirkan mencari dukungan lewat dunia maya. Dari kisah Prita ini jelas terlihat solidaritas Indonesia, tidak ada instruksi khusus untuk mengumpulkan koin dan suka rela menghitung koin yang sudah dikumpulkan tidak kenal lelah.

Kasus Prita dan kasus lapindo sungguh menarik. Yang mengikuti lapindo dan prita sama-sama ribuan, tapi lapindo tidak sebanyak Prita. Kasus Prita bisa dikatakan relatif sukses tapi lapindo tidak jelas sampai sekarang. Hal itu terjadi karena ada konvergensi media, bukan karena social media. Prita lebih beresonansi dengan pengguna internet.

Dua anggota KPK, Bibit Samad Rianto & Chandra M Hamzah ditahan atas tuduhan menyalahgunakan wewenang & menerima suap, pada Oktober 2009. Otoritas politik dan kepolisian dituding publing berada di balik kriminalisasi kedua orang tersebut, dengan target melemahkan institusi KPK. Gerakan mendukung Bibit-Chandra terjadi di internet hingga jalanan, sebelum akhirnya kasus ini diputuskan untuk tidak diteruskan ke pengadilan. Bibit Samad Rianto ini malah tidak tau cara membuka facebook.

Di Yogya, ada akun twitter tentang evakuasi bencana alam, dan banyak yang merespon. Ada tim evakuasi yang membaca informasi yang disebarluaskan di twitter dan segera melakukan evakuasi. Selain gerakan evakuasi harus ada gerakan nasi bungkus. Karna banyak yang mau menjadi relawan, dibuat formulir online menggunakan googledoc. 5 menit kemudian sudah ada dua puluh lima, dua minggu dari pendaftaran hampir ada 3000 yang mendaftar. Korban bencana itu sebagai korban yang terpinggirkan dan tidak bersuara.

Internet kalau digunakan dengan benar, se-optimal mungkin itu manfaatnya luar biasa. Indonesia mungkin bukan bangsa yang kaya tapi bukan bangsa yang bodoh. Bangsa ini bisa menjadi contoh, internet itu bisa dipakai untuk bencana, kemanusiaan, keadilan, kemanusiaan. Kalau pemerintahnya masih bodoh menghadapi rakyat pintar, gak akan di anut.